sebagai seorang yang berdarah seni, kurang afdol jika kesatria tidak mengungkapkan keprihatinan terhadap hal-hal yang terkait dengan Global Warming melalui karya,
berikut ini adalah Puisi karya kestria.
,,,
celoteh sedang ramai dikumandangkan dalam terapan
kedamaian menjadi alat peruntuh liur-liur jenaka
Mereka iya,
akan tetapi dalam tirai mereka tertawa,
Mereka berduka,
tapi sembari bermandikan harta,
Mereka memetik tangkai-tangkai tadah dunia,
yang kelak hanya tinggal melodi syahdu tanpa bukti tentang indah tunas.
Mereka menyemai butiran darah baru,
yang nantinya mengalir menggantikan sungai-sungai pegunungan.













